ASSALAMU 'ALAIKUM WR. WB.
kitakah sang pengukir jejak?!!!, dengan tapak-tapak susah
derai keringat membasah, air mata menderas, bahkan darah memerah
jejak akan menjadi ukiran berbentuk dengan adanya ....mengindah...berwarna
jejak itulah yang terus tampak sampai hari ini, diseantero tanah anbiya'
jejak pejuang tanah terluka, penghantar syuhada....,jejak itu akan ada disini...disana..pijakan bumi manapun
pada jiwa-jiwa yang sedia menjadi kanvas
derai keringat membasah, air mata menderas, bahkan darah memerah
jejak akan menjadi ukiran berbentuk dengan adanya ....mengindah...berwarna
jejak itulah yang terus tampak sampai hari ini, diseantero tanah anbiya'
jejak pejuang tanah terluka, penghantar syuhada....,jejak itu akan ada disini...disana..pijakan bumi manapun
pada jiwa-jiwa yang sedia menjadi kanvas
Rabu, 17 Juni 2009
"HAMPA"
Menyebutnya saja, sudah berkelebat kekosongan dan suasana muram. hampa sering menjangkiti fikiran setiap orang tentunya dengan pengecualian. kehampaan membuat banyak hal dan kesempatan yang terlewat, namun sebagian orang membiarkan dirinya dalam suasana hampa, walau sebenarnya dia sangat tersiksa dengan apa yang dia rasakan. kehampaan ini bisa membawanya mencapai rasa yang mati. tak ada hal yang tanpa sebab, termasuk hampa, pasti ada penyebab kehampaan. kepergian seseorang, adalah penyebab terbesar. banyak penyebab lainnya, dan sebenarnya selalu ada celah untuk berspekulasi mengenai segalanya. namun dikesempatan ini, cukup masalah kepergian. kepergian seseorang membuat orang yang ditinggal merasa ruang hatinya yang dulu terisi dengan sosok yang pergi juga ikut kosong. padahal ruang itu tidak harus dikosongkan, biarkan kenangan tentangnya tetap tinggal dalam ruang itu. namun, kalau memang harus dihilangkan buka bersihkan ruang itu dan buka ia untuk ditempati oleh yang lain. karena selalu ada kepantasan dan kelngkapan.
Langganan:
Postingan (Atom)