ASSALAMU 'ALAIKUM WR. WB.

kitakah sang pengukir jejak?!!!, dengan tapak-tapak susah
derai keringat membasah, air mata menderas, bahkan darah memerah
jejak akan menjadi ukiran berbentuk dengan adanya ....mengindah...berwarna
jejak itulah yang terus tampak sampai hari ini, diseantero tanah anbiya'
jejak pejuang tanah terluka, penghantar syuhada....,jejak itu akan ada disini...disana..pijakan bumi manapun
pada jiwa-jiwa yang sedia menjadi kanvas

Sabtu, 30 Januari 2010

seriuuussss


Ke padang dengan uang 90.000 dari kampung tercinta, bisa dikatakan perbuatan nekat. dengan empat stel baju, dan izin hanya untuk masukin lamaran kerja ke beberapa tempat, jadilah kuberlayar ke Padang kota tercinta, kujaga dan kubela dengan sepenuh jiwa....he..,
kok aku ne aneh ya...??? orang pada lari dari Padang, takut tsunami, aku kok malah nekad ke padang dengan uang 90 ribu pula. hmmm..... ongkos travel sih udah dibayarin ma Brother tercinta, kutih ku sayang.... tapi makan, cemilan, minuman...habis deh 20 ribu-an.
next, tak sabar menjejakkan kaki ini ke Alamanda tercinta...belum lagi kerinduan yang menggunung untuk memandang ar-risalah tersayang...., gurun sahara, bukit merah, laut padang dan lampu-lampu kotanya. keindahannya benar2 menyiksa... rindu ini bengitu dalam...hhmm, rasanya g' sabar banget. bersegera kupacu langkah hengkang dari travel menuju al-fitrah, ...ya...lupa...aku kan g' bawa oleh2 sebiji pun...oalaaahhhh, terpaksa deh dengan berat hati (ikhlas kok..sure!!!) aku harus beli oleh-oleh, eh tapi apa ya...?yang ada didepan mata cuma martabak bandung, satu porsi paling murah 10 ribu-an, g' mungkin cuma satu porsi, minimal dua porsi... ya....harus ikhlas... " martabak coklat kacang duo da" dengan sedikit sigap si uda memasakkan martabak pesananku. dengan berat lagi kuserahkan uang 20 ribu-an, masih nambah pake seribuan 2 biji.....tinggal berapa ya duit ku, berarti 40 ribuan lagi ya!!! ( kok jadi itung-itungan!)..
modal 40 ribu..., ongkos balik ke kampung ja g' cukup. eh...tapi g' pa2, Allahu maana. Allah kan Maha kaya..., tenaaa..ng, tenang jun bisik hatiku...., baru beberapa jam dari rumah, kampung tercinta... aku harus kuat, tegar mannn. aku kan buktian...

Minggu, 24 Januari 2010

keraguan

saat keputusan sudah disuarakan, banyak keinginan yang berbeda, muncul berbagai alasan yang meniadakan. kita menghabiskan waktu demi waktu untuk mencerna dan merenung... yang akhirnya berakhir dengan sesal...mendalam. setdaknya kenapa tdak action
tak pernah habis waktu untuk merancang, sayangnya hanya sering sampai pada rancangan dan tekad diatas kertas. bahkan tak sampai tertuliskan.... padahal kata hanyalah kata.. tak membuat sesuatu berharga.
sobata segeralah buat bata demi bata... walau sehari kau hanya mampu membuat satu bata saja.. suatu swaat perlahan akan ada yang terbentuk.. terbangun... dan menjadi tampat nyaman mu...
langkahkan kakimu...
agar tak kembali sewsal yang tersisa. selalu ada waktu,,, selagi ada hembusan nafas..

Sabtu, 16 Januari 2010

HARAPAN
ada berjuta harap
terukir dalam kanvas kehidupan, dalam balutan semu...
terkadang kita merasa ia berkhianat
tapi benarkah...???
bukankah kita yang terlalu picik.....
atau kerdil memaknai..
harapan meluap, meluas dalam kehidupan..
hanya karna takut
kita buang ia..
kita biarkan hampa..
tak bermakna
padahal ia bebas...bertaburan..mempersilahkan dirinya
didekap siapapun...
siapa saja...dimana saja
tak membeli... tak mencari.!!!

by. yang taK henti berharap
Surat Cinta
Benarkah ini surat cinta???
Adakah ia menggetarkan, mendebarkan???
rasakah kau???
atau adakah tangis yang mengkristal karena rasa yang berkecamuk??

Dia sangat berbeda!!
tahukah kau gubahan syair Letto???
menjejakkan rasa kelana yang sendu
atau lantunan Anang yang memukau risau
juga syair cinta Melly yang membuat masygul jiwa???

tapi, ini berbeda sobat, kau yang melantunkan!!!
suaramu, mungkin tak lah beberapa oktaf
laksana Mariyah Carey
tak jua mendayu merdu Gita Gutawa
sangat biasa sobat
bahkan kau tak tau apa yang kau unggah, apa yang kau lafal.
namun inilah SURAT CINTA PALING BERTUAH
butiran2 kristal itu jatuh dari matamu
ada rasa menyesak keluar, namun kau menjadi lapang..lepas..
resapilah...dengarkanlah... kebahagiaan itu
muncul mekar dari hatimu, getaran itu syahdu..
cobalah..dengar detak jantungmu, semuanya menenangkan
tak menjejakkan sendu, apalagi melambungkan angan.

ia biasa, tapi kau akan sadar bahwa ia luar biasa
surat cinta dari Yang paling Mengerti kebutuhanmu
lafaz itu akan mempermanenkan tenangmu
jika kau pahami lagi benarnya

by: yang belajar akan benar seutuhnya.