ASSALAMU 'ALAIKUM WR. WB.

kitakah sang pengukir jejak?!!!, dengan tapak-tapak susah
derai keringat membasah, air mata menderas, bahkan darah memerah
jejak akan menjadi ukiran berbentuk dengan adanya ....mengindah...berwarna
jejak itulah yang terus tampak sampai hari ini, diseantero tanah anbiya'
jejak pejuang tanah terluka, penghantar syuhada....,jejak itu akan ada disini...disana..pijakan bumi manapun
pada jiwa-jiwa yang sedia menjadi kanvas

Rabu, 04 Agustus 2010

Alamanda 2, 22/02-08

Robb…..
Hamba sadar bahwa Hidup adalah proses untuk terus belajar, tentang kasih Mu, tentang cara Mu mengungkapkan cinta pada tiap hembusan nafas yang terlepaskan. cinta yang tak kan pernah terbayar walau oleh segunung penghambaan.
Robb...
sadarkan selalu hati ini untuk terus terjaga betapa besar cinta itu, betapa indah aturan yang Engkau rancang untuk tiap detik yang ada.
Robb... kalau ada berat dihati ini, karena tempelan debu yang ana biarkan singgah, sucikanlah ia dengan basuhan wudhuk, dan istighfar hamba
Robb...
jagakan selalu hati ini untuk meresapi tiap nikmat yang begitu tak terhingga
bisa merasakan keberadaan -Mu dalam kegalauan jiwa, kegersangan asa. Robb....getarkan hati ini... getarkan Robb.... ketika mendengar asma-Mu, getarkan Robb...
karena hamba benar-benar ingin menjadi orang-orang yang beruntung,
getaran yang takkan pernah bisa terburai oleh kefanaan yang hina.
mohon diperkenan kan Robb....
walau sihina ini yang berdo'a Engkau pasti mendengar, karena Engkau terlalu mulia untuk acuh.
Robbana Zolamna Anfusana, wainlam tghfirlana wartarhamna lanakunanna minal ghosyirin

Tidak ada komentar: