Tetap ada yang memberat dihati ini Robb..
Masih sering tanya dan aduh itu muncul, masih jua sekelabat bayang menjurai
Masih tampak baris demi baris kata yang menimbulkan syahdu
Robb...
Bagaimana hamba merangkai ini pada tempat yang kanvas,
Sehingga menjelma bunga
Atau lukisan syurga yang kelak kan menjadi gurat ridho-Mu
Robb...
Bagaimana hamba meredam agar ia tak membenalu dalam hati yang pasti kan berkabut dan...pupus....
Karena benalunya seperti lumut yang begitu halus untuk dicabuti
Tapi... wahai Yang Maha Berkehendak, begitu mudah bagi-Mu menentu apa yang patut
Hamba harab Robb.... patutkan hamba bagi keridhoan-Mu
Robb...
Engkau Maha Pengampun
Ampunkan jika hati ini telah tersalah
Ampunkan jika hati ini mulai mendua, itulah khilaf hamba Robb,...ampunkan Robb....
Hidupkan jiwa ini untuk maghfirah dan keampunan-Mu
Hidupkan jiwa ini dengan dawai-dawai rindu yang selalu mengalun indah dengan syair kesejukan syurga, yakut dan marjan dilengkapi kesempurnaan Salsabila.
Dalam tiap kedipan mata yang kian perih
Dalam tiap ayunan kaki yang mulai lelah
Dalam tiap alur jiwa, desah yang resah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar